Sosok Mereka
Setiap sosok mereka hadir, hari-hariku yang biasanya berjalan dengan rutinitas baku berubah hampir 100 derajat.. Bukan karena terpaksa, tapi tubuhku seperti terhipnotis ke dalam suasana yang membuatku merasa masih seperti gadis kecil yang belum pantas memikirkan dunia... Dikotomi antara dunia rantau yang keras demi bisa makan sampai akhir bulan dan dunia rumah dengan segala sesuatu sudah tersedia, hanya dibatasi oleh kehadiran sosok mereka... Biasanya aku yang memilih untuk pulang ke 'rumah' demi menikmati indahnya hidup sebelum perjalanan waktu semakin mengarahkanku pada kemandirian penuh.