Postingan

Menampilkan postingan dengan label tentang sahabat

Percakapan bersama sahabat

Gambar
Hari ketiga di bulan ke delapan tahun dua ribu sebelas. Seharian ini aku berusaha merayu tubuhku untuk mengikuti kata hatiku. menyelesaikan tugas-tugas yang jika tidak selesai akan membunuhku perlahan-lahan. Lebih lagi, salah satu di antara sekian banyak tugas itu ada yang benar-benar sudah mematikan rasa bersalahku. Hanya memancing gerutuan dan makian. Hari pun bergulir dan tiba saatnya berbuka puasa. Adzan di sekitar tempat tinggalku menjadi alarm untuk segera bersiap menuju ke tempatku bergumul dan berjuang. Sesampaiku di sana, aku bertemu seorang teman. Kami berbicara seputar selebrasi. Selebrasi yang berkaitan dengan apresiasi. Dalam bingkai apresiasi, aku sependapat dengannya, bahwa selebrasi perlu. Tetapi, perbedaan pandang kami meruncing ketika dia berkata bahwa tanpa selebrasi yang berisi apresiasi, kinerja seseorang akan menurun dan lama-lama bisa padam. Dengan nada mengancam. Demi sesuatu yang entah apa namanya --yang jelas bukan demi hatiku-- aku m...

jangan bodoh mencari jodoh

Gambar
Judul tulisan ini tak sengaja saya dapat ketika sedang mencari-cari buku di salah satu toko buku online.  Saya belum sempat menelusuri isi buku karya  Brili Agung Zaky Pradika   tersebut, tapi ijinkan saya meminjam judul ini untuk menuliskan preposisi tersendiri terhadap 'judul'nya, tanpa bermaksud sama sekali mengusik isi buku tersebut. Hanya meminjam judul yang menarik itu... (ijin ya, mas Brili..) Jujur, sampai saat ini, aku belum bisa memahami apa yang terjadi pada proses cinta pada pandangan pertama. Kepada perkembangan zaman dan segala pemikiran yang ada aku minta maaf, karena sampai saat ini aku termasuk orang yang heran dengan mereka yang mengatasnamakan cinta pada pandangan pertama lalu memutuskan untuk menikah setelah dua bulan menjalin hubungan. Aku tak sedang berusaha menyederhanakan cinta. Aku sangat mengagungkan cinta dengan seribu satu caranya menangkap setiap insan untuk menjadi korbannya. Tapi, menurutku, cinta pada pandangan pertama tak lebih dari day...

Hitungan Matematis yang tidak Matematis

Gambar
Dua bulan bahkan lebih telah berlalu sejak terakhir aku menulis... aku rindu menulis... aku rindu mencari-cari inspirasi dengan membaca semua novel yang ada atau menonton film-film yang aku suka... aku rindu berleyeh-leyeh di depan laptop bututku ini. Bahkan jika diperhitungkan secara ekonomis, iuran layanan akses internet sepuasnya yang aku bayar setiap bulan bersama dengan uang kosan hampir terbuang sia-sia selama dua bulan ini. Mengerjakan sesuatu yang dikejar deadline seperti yang sedang kulakukan sekarang menyita hampir lima puluh persen waktuku. Lima puluh persennya lagi sudah menjadi jatah di pekerjaanku yang sebelumnya. Maka, jika masih menggunakan hitungan matematis, tidak ada yang tersisa untukku, untuk kesenangan-kesenanganku. Pulang bekerja dari tempat 2, harus lanjut lagi ke tempat 1. Jika tidak harus pergi ke tempat 1, maka aku akan melemburkan diri mengerjakan apa yang bisa dikerjakan di tempat 2. Jika tidak begitu, akan lebih lama masa kerjaku di tempat 2. Ini bukan ...

Perubahan Ekstrim

Gambar
Malam ini, cuaca mendukung untuk sejenak memberi setitik jejak tentang hari ini, tentang hidup ini.. Cuaca ekstrim siang-panas-membabi buta vs malam-dingin-menembus tulang membuatku sempat tertidur tidak pada waktunya karena kepalaku dan isi-isinya tersentak kaget pada pergantian suhu tanpa permisi. Entah.. mungkin siang dan malam sudah membuat kesepakatan bersama matahari dan hujan.. Siang adalah waktunya matahari bekerja ektsra agar seragam anak sekolah bisa kering untuk dipakai besok dan para ibu bernafas lega, sedangkan malam adalah saatnya hujan bermain bersama kawan-kawannya -angin, kilat dan guntur- untuk memberi dukungan pada mereka yang sedang mencari inspirasi dan ingin bermimpi. Keadilankah tujuannya? hanya alam -dan penciptanya yang masih terus bekerja sampai hari ini- yg tau..  Yang pasti, tak perlulah kita terlibat dalam kesepakatan itu.. tak perlulah kita membuat matahari enggan bersinar dengan mengutukinya.. tak usahlah kita menutupi jalannya air hujan den...